Ditengah semakin melemahnya akuntabilitas publik dan menyempitnya ruang-ruang demokratik, Transparency International Indonesia bersama GeRAK Aceh (Kota Banda Aceh), Migrant Care Jember (Kabupaten Jember), serta Bengkel APPeK (Kabupaten Kupang) menggagas inisiatif penguatan pengawasan pengadaan barang dan/ jasa berbasis kelompok orang muda.

Aksi kolektif yang dimulai dengan penguatan konsolidasi warga pada akhir Mei hingga awal Juni 2021 lalu ini kemudian diwarnai dengan pengukuhan sebuah “Komite Anak Muda Pemantau PBJ”, sebuah kelompok pemantau independen yang diinisiasi, dijalankan dan dikembangkan langsung oleh warga, termasuk memantau penanganan PBJ terkait Covid-19.

Kami meyakini, penguatan pemberdayaan jaringan kelompok anak muda, perempuan dan kelompok rentan, menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko korupsi pengadaan publik di daerah. Jaringan kelompok advokasi yang dipimpin kelompok muda di daerah akan mampu secara mandiri mendorong partisipasi publik dalam advokasi anggaran dan audit sosial dari proses pengadaan publik.

Anak Muda Mengawal Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial