Latar Belakang:
Masalah perubahan iklim merupakan masalah terbesar pada abad ini. Salah satu faktor penyebab perubahan iklim saat ini adalah sektor kelistrikan yang menyumbang dari emisi karbon sebesar 49%. Di Indonesia sendiri, 49.9% bauran energi berasal dari PLTU yang mengandalkan batubara sebagai bahan baku. Indonesia memang telah memiliki target penurunan emisi gas rumah kaca. Namun, pada nyatanya kebijakan dan rencana yang ada belum sinkron. Agenda transisi energi untuk memperbaiki kerusakan yang ada pun terhambat karena adanya faktor politik. Faktor politik tersebut berkaitan dengan masih adanya afiliasi dan interaksi antara para elit politik dengan sektor swasta pengelola PLTU.

Corporate Political Engagement adalah penilaian yang dilakukan terhadap aktivitas politik perusahaan. Dalam penilaian ini, TI-Indonesia akan menilai perusahaan-perusahaan yang mengelola PLTU di Indonesia khususnya yang terkait dengan transparansi interaksi antara sektor publik dan sektor publik. Secara garis besar, penilaian ini bertujuan untuk meningkatkan standar perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia dan dunia untuk mencegah terjadinya korupsi politik serta meningkatkan transparansi politik perusahaan sehingga transisi energi dapat berjalan lebih cepat.
Persyaratan:
• Mahasiswa semester akhir atau fresh graduate dari semua jurusan
• Memiliki pengalaman dalam melakukan penelitian kualitatif maupun kuantitatif.
• Mempunyai ketertarikan di isu korupsi, tata kelola perusahaan, dan sumber daya alam

Pelamar dapat mengirimkan curriculum vitae terbaru ke bangelica@ti.or.id paling lambat 8 Agustus 2020.

Rekrutmen Terbuka Volunteer Penilai Corporate Political Engagement: Penilaian terhadap IPP PLTU di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial