AfIN-TI Indonesia dan IGCN Perkuat Kapasitas Pelatih Integritas Bisnis di Sektor Swasta

Alliance for Integrity (AfIN) di bawah Transparency International Indonesia, bekerja sama dengan UN Global Compact Network Indonesia (IGCN), menyelenggarakan pelatihan Train-the-Trainer (ToT) bertajuk “Dari Trainer untuk Integritas: Memperkuat Ekosistem Bisnis Bersih bagi Pelaku Usaha” pada 3–4 Agustus 2026

Jakarta, 4 Agustus 2026 – Alliance for Integrity (AfIN) di bawah Transparency International Indonesia, bekerja sama dengan UN Global Compact Network Indonesia (IGCN), menyelenggarakan pelatihan Train-the-Trainer (ToT) bertajuk “Dari Trainer untuk Integritas: Memperkuat Ekosistem Bisnis Bersih bagi Pelaku Usaha” pada 3–4 Agustus 2026 di Academy Training Room, IGCN Office, Jakarta Selatan. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas sektor swasta dalam membangun budaya integritas dan mencegah praktik korupsi melalui pengembangantrainer yang kompeten.

Sebanyak 25 peserta dari perusahaan, organisasi masyarakat sipil, lembaga internasional, hingga institusi pendidikan mengikuti pelatihan ini. Melalui pelatihan ini, para peserta dipersiapkan menjadi trainer yang mampu memfasilitasi pembelajaran mengenai integritas bisnis sekaligus mendorong penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik di kalangan pelaku usaha.

“Pelatihan ini dirancang untuk mencetak trainer yang nantinya dapat melatih pelaku usaha, termasuk UKM, pemasok, vendor, dan mitra bisnis lainnya. Kami ingin praktik bisnis yang berintegritas tidak hanya diterapkan di dalam perusahaan, tetapi juga berkembang ke seluruh ekosistem bisnis,” ujar Asri Widayati, Economic Governance Officer Transparency International Indonesia.

Harapan tersebut juga tercermin dari pengalaman peserta selama mengikuti pelatihan. Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya memperkaya pemahaman mengenai integritas bisnis, tetapi juga memberikan bekal praktis untuk menjadi fasilitator bagi pelaku usaha.

“Pelatihan ini tidak hanya memperkaya pemahaman kami mengenai standar dan praktik terbaik integritas bisnis, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri kami untuk menjadi trainer bagi pelaku usaha. Pendekatan ini membuka peluang agar praktik bisnis yang berintegritas dapat menjangkau lebih banyak UKM, pemasok, vendor, dan mitra bisnis lainnya,” ujar salah satu peserta pelatihan.

Peserta bersama dengan Seema Choudary, Regional Asia Manager, Alliance for Integrity mencoba untuk mengidentifikasi risiko internal perusahaan melalui Integrity App , kanal yang dikembangkan oleh AfIN untuk mengidentifikasi risiko perusahaan secara mandiri oleh pelaku usaha

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap masih tingginya tantangan korupsi dalam dunia usaha. Praktik korupsi tidak hanya meningkatkan biaya ekonomi dan menciptakan ketidakpastian hukum, tetapi juga menggerus kepercayaan publik serta menurunkan daya saing perusahaan. Karena itu, penguatan fungsi kepatuhan (compliance) dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem bisnis yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Selama dua hari pelatihan, peserta dibekali modul integritas bisnis Alliance for Integrity yang mencakup tiga aspek utama, yaitu memahami risiko korupsi dalam praktik bisnis (Understand), membangun sistem integritas di tingkat organisasi (Build), serta memperluas penerapan integritas melalui kolaborasi dengan mitra usaha (Share). Ketiga modul tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep integritas bisnis, tetapi juga mampu menyampaikan kembali materi pelatihan kepada pelaku usaha di berbagai sektor. Selain memperdalam substansi materi, peserta juga dilatih menggunakan metode pembelajaran partisipatif sehingga siap menjadi fasilitator bagi pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah (UKM).

Ferdian Yazid, salah satu pelatih AfIN dari Transparency International Indonesia menyampaikan materi Understand; memahami risiko korupsi dalam praktik bisnis.

Melalui pendekatan Train-the-Trainer, Alliance for Integrity di bawah Transparency International Indonesia dan IGCN mendorong lahirnya lebih banyak agen perubahan di sektor swasta yang mampu mengarusutamakan integritas sebagai bagian dari strategi bisnis. Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat sistem kepatuhan di tingkat perusahaan, tetapi juga memperluas kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan iklim usaha yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai perusahaan nasional dan multinasional, organisasi masyarakat sipil, lembaga internasional, serta institusi pendidikan yang memiliki komitmen memperkuat praktik bisnis yang berintegritas di Indonesia.

Cp: Asri Widayati (awidayati@ti.or.id)

Hubungi kami​

Transparency International Indonesia
Jl. Amil No. 5,  RT 001 RW 004, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12510
(T) 021-2279 2806, 021-2279 2807
(E): info_at_ti.or.id

© Transparency International Indonesia. All right reserved