TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekjen TII, Teten Masduki, memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Pemkot Pontianak tersebut.

"Ini suatu hal penting. Kita Indonesia dalam bidang inovasi, kreativitas seni budaya, sejajar dengan bangsa-bangsa maju seperti Jerman, Inggris, dan lainnya. Sangat luar biasa angka pertumbuhannya. Tetapi, kalau urusan integritas, kita di posisi paling rendah," ungkapnya.

Teten menilai, dalam suatu bangsa yang korup, untuk meretas korupsi yang sangat sistemik, dimulai dengan kepeloporan dari pemimpinnya.

"Inilah yang disebut konsep The Island of Integrity. Artinya, meskipun secara nasional korup, tapi sebenarnya kita bisa bikin pulau-pulau yang bebas korupsi. Dengan otonomi daerah, ini paling memungkinkan," ungkapnya.            
Teten mengingatkan, bisa saja komitmen Wali Kota untuk membangun Island of Integrity runtuh manakala kepala daerah berikutnya tidak melaksanakan komitmen tersebut dengan mengubah seluruh sistem yang sudah dibentuk.
"Bisa saja karena rekrutmen politiknya kotor dan lain sebagainya, yang tidak menjamin sistem yang sudah dibangun itu akan langgeng," tuturnya.      
    
Teten mengatakan, supaya komitmen ini berkelanjutan dan menjadi komitmen lembaga atau institusi, benefit atau manfaat dari seluruh program harus bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

"Jika benefit program ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, pengganti berikutnya tidak akan berani mengganggu, karena dia akan kehilangan pengaruh dalam  masyarakat," paparnya

Teten juga mengatakan, Pakta Integritas itu harus mendapat dukungan dari seluruh jajaran birokrasi, asosiasi bisnis, dan masyarakat.

http://pontianak.tribunnews.com/2011/12/29/teten-masduki-apresiasi-pemkot-pontianak

Sumber :Tribunnews.com