Semarang - KPK memeriksa Walikota Semarang Soemarmo HS dan Wawali Hendrar Prihadi untuk mendalami dugaan suap Sekda Akhmat Zaenuri dalam pengesahan APBD. Tidak disebutkan lokasi maupun materi pemeriksaan.

"Jadwalnya memang hari ini tapi saya belum mendapat informasi dari penyidik, jadi tidaknya (pemeriksaan)," kata Juru Bicara KPK Johan Budi saat dihubungi melalui ponsel, Kamis (8/12/2011).

Johan mengaku belum tahu materi pemeriksaan terhadap dua pimpinan Kota Semarang itu. Detil informasi seperti itu, dipegang penyidik.

Saat ditanya apakah walikota dan wawali diperiksa di tempat dan waktu yang sama, Johan menyatakan keduanya bisa diperiksa dalam waktu bersamaan dan di tempat berbeda. Jumlah penyidik cukup untuk melakukan kegiatan tersebut.

"Penyidik kita kan banyak. Bisa saja (diperiksa) bersamaan tapi tempatnya beda," ujarnya.

Dugaan suap itu melibatkan unsur eksekutif dan legislatif. KPK menangkap sekda dan dua anggota DPRD, Sumartono (Partai Demokrat) dan Agung Purno Sardjono (PAN) 24 November lalu. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka. Sekda ditahan di Mapolrestabes Semarang, sedangkan dua anggota DPRD ditahan di Mapolda Jateng.

Untuk mendalami kasus ini, KPK memeriksa sejumlah pihak, mulai dari staf PNS hingga level kepala dinas. Selain itu, KPK juga memeriksa anggota DPRD. Pemeriksaan dilakukan di tempat dan waktu yang dirahasiakan.

http://www.detiknews.com/read/2011/12/08/093436/1785824/10/usut-suap-sekda-kpk-periksa-walikota-dan-wawali-semarang

Sumber :Detiknews.com