Bireuen - Pementasan rapai anti korupsi yang diselenggarakan oleh Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen, Sabtu (16/4) sekitar pukul 21.00 WIB dihadiri oleh ribuan orang. Acara yang dilaksanakan dialun-alun kota juang tersebut, merupakan kampanye gerakan anti korupsi yang sedang digalakkan oleh lembaga anti korupsi tersebut.

Koordinator GaSAK Mukhlis Munir dalam sambutannya mengatakan kegiatan seni rapai merupakan salah satu bentuk upaya pencegahan tindak pidana korupsi melalui pendekatan budaya. Mukhlis berharap agar pesan-pesan kejujuran terus disampaikan oleh siapapun kepada siapapun agar kedepan, penyakit korupsi bisa direduksi dari tanah Aceh.

“Pementasan rapai dengan syair-syair anti korupsi merupakan salah satu bentuk usaha untuk terus mengkampanye semangat anti korupsi melalui pendekatan budaya lokal Aceh. kami berharap agar apa yang kita lakukan malam ini dapat menjadi peringatan bagi kita semua bahwa korupsi merupakan musuh kita bersama,” sebut Muhklis.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhlis juga sempat mengkritisi rancangan anggaran kabupaten Bireuen yang masih belum memihak kepada rakyat. Saat mengkritisi korupsi di kabupaten Bireuen, masyarakat yang hadir memberikan tepuk tangan sebagai bentuk dukungan.

Pantauan The Globe Journal, para pengguna jalan yang sebelumnya acuh tak acuh dan melihat sambil lalu, namun saat pementasan rapai sudah dimulai, perhatian masyarakat pengguna jalan langsung tertuju pada kegiatan tersebut. Sehingga dalam hitungan menit, konsentrasi massa yang mencapai ribuan langsung terpusat di sekitar pentas.

Salah seorang penonton Amiruddin (45) mengatakan bahwa dia sangat terhibur dengan pementasan rapai tersebut. Dia berharap agar kedepan kegiatan serupa tetap dilaksanakan. Sebab selain memang sebagai tradisi lokal yang semakin tidak disukai generasi muda, rapai kalau dimainkan oleh orang-orang jago, juga bisa menjadi hiburan tersendiri yang mengasyikkan.(GRA)

http://www.theglobejournal.com/kategori/sosial/ribuan-orang-hadiri-pementasan-rapai-anti-korupsi.php

Sumber :The Globe Journal.com