Para pembaca e-Newsletter Transparansi yang baik,

e-Newsletter Transparansi kali ini ingin mengabarkan kepada pembaca seputar kegiatan Transparency International (TI) Indonesia melalui berita-berita kegiatan TI Indonesia pada bulan Desember 2014.

Berita pertama hadir dengan Peluncuran Corruption Perception Index (CPI)2104. Dimana pada CPI tahun ini, Indonesia mengalami kenaikan skor dari tahun sebelumnya. Ditahun 2013 skor CPI Indonesia adalah 32, sementara di tahun 2014 mengalami kenaikan 2 poin menjadi 34.Dimana peringkat Indonesia juga mengalami kenaikan  dari 114 di tahun 2013 menjadi 107 di tahun 2104.

Berita kedua hadir dengan Peluncuran hasil survey Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Kalimantan Timur. TI Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam pelaksanaan survey IPK kaltim. Dari hasil survey ini didapatkan bahwa gencarnya penegakan hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantan Korupsi (KPK) ternyata tidak mengendorkan praktik-praktik korupsi yang dilakukan oleh birokrasi di Kalimantan Timur.

Berita ketiga hadir dengan kegiatan E-CAMP: Social Accountability for Better Education Services, dimana TI Indonesia berkesempatan menjadi peserta dalam acara tersebut. Acara yang dilangsungkan di Filipina tersebut  dihadiri lebih dari seratus peserta dari 10 negara termasuk Filipina, Indonesia, Kamboja, Mongolia, Jepang, Vietnam, Amerika Serikat, Sri Lanka, Pakistan dan India.

Berita keempat bercerita seputar diskusi melek CPI dimana TI Indonesia menilai bahwa perpecahan yang melanda sejumlah partai politik di Indonesia diakibatkan karena pragmatisme politik para kader partainya.

Berita kelima hadir dengan kegiatan Youth Integrity Camp 2014. Kegiatan ini hasil kerjasama TI Indonesia, Pamflet dan Public Virtue Institute (PVI).

Selain berita diatas, kami juga menyajikan opini dari Deputi Sekjen TI Indonesia yang bercerita tentang jihadis antikorupsi. Dalam opini tersebut Deputi Sekjen bercerita tentang istilah jihadis anti korupsi tidak akan bentrok dan tidak perlu dipertentangkan dengan istilah aktivis anti korupsi.

Sebagai berita penutup, kami menghadirkan dua berita kegiatan yaitu tentang TI Indonesia yang mendorong terciptanya tata kelola penurunan emisi di sektor kehutanan yang transparan dan akuntabel, juga berita tentang pelaksanaan Training Of Fasilitator Lumbung Informasi dan Inovasi Desa (LINIDA). di Kabupaten Batang.
 
Demikianlah gambaran sekilas tentang e-Newsletter Transparansi edisi Desember 2014 dari kami. Semoga bermanfaat dan selamat membaca.
 
Salam Transparansi