Film Kita versus Korupsi yang dirilis tahun 2012 lalu membicarakan tentang "nilai-nilai kejujuran" terkait dengan pendidikan dalam keluarga dan bermuara pada "pilihan" individu untuk melawan, mendiamkan, atau terseret dalam praktek tindak korupsi. Pada saat itu, respon penonton positif. Bahkan media massa dan media sosial banyak memperbincangkan film tersebut, baik saat launching maupun ketika roadshow di 17 kota Indonesia.

TI Indonesia dan Cangkir Kopi Production pada tahun ini kembali memproduksi film anti korupsi berikutnya. Level kesadaran atau kandungan nilai-nilai anti korupsi yang ingin disampaikan dalam film ini lebih maju lagi. Korupsi dan integritas bukan cuma persoalan pribadi. Faktanya korupsi berakibat langsung pada kepentingan orang banyak: menggerogoti proyek-proyek infrasuktur publik, menghambat pemenuhan kesejehateraan dan keadilan, menurunkan kualitas demokrasi, dan seterusnya. Pada akhirnya, kualitas kemanusiaan jadi pertaruhan. Sehingga pilihan sikap yang tertinggal hanya dengan melawanlah maka kepentingan individu dan masyarakat bisa diselamatkan.

Dalam konteks ini, perlawanan terhadap korupsi harus menyentuh area "political corruption". Saat ini, masyarakat dipertontonkan terus-menerus dengan persekongkolan antara elite politik, birokrasi, dan pengusaha hitam. Penyalahgunaan wewenang dan pengaruh digunakan untuk menarik keuntungan kepentingan pribadi dan kelompok dengan mengabaikan mandat dan tanggungjawab terhadap masyarakat.

Film "Sebelum Pagi Terulang Lagi" yang dibintangi oleh Alex Komang, Nungki Kusumastuti, Adinia Wirasti, Fauzi Badillah, Teuku Rifnu Wikana, Ibnu Jamil, Maria Oentoe, Roy Marten, Ringgo Agus Rahman, dan Sabai Morscheck. Garis besar cerita lebih menitikberatkan tentang dinamika dalam kehidupan sebuah keluarga. Tentang nilai dan sikap mereka ketika berhadapan dengan hal-hal yang berkaitan dengan ukuran kesuksesan, materi maupun isu-isu yang terkait dengan korupsi. Bagaimana mereka menghadapi perbedaan tersebut dan apakah pilihan yang akhirnya mereka pilih membawa kebaikan atau sebaliknya, tragedi kemanusiaan yang sering kita saksikan tetapi luput kita maknai dalam-dalam.

Producer - M. Abduh Aziz
Director - Lasya F. Susatyo
Script Writer - Sinar Ayu Massie
Art Director - Oscar Firdaus
Editor - Sastha Sunu
Music Scoring - Riza Arshad dan Mian Tiara
Sound Mixing - Khikmawan Santosa dan Yusuf Pattawari

Pemain:
Maria Oentoe - Soen
Alex Komang - Yan
Nungki Kusumastuti - Ratna
Teuku Rifnu Wikana - Firman
Fauzi Baadila - Satria
Adinia Wirasti - Dian
Roy Marten - Budi
Ibnu Jamil - Hasan
Ringgo Agus Rahman - Jaka
Maryam Supraba - Nisa
Sabai Morscheck - Caca
Kawai Labiba - Luna
Yukio Nidal Ahmad - Reihan
Joko Anwar - Sigit
Richard Oh - Sasmito
Arswendi Nasution - Himawan
Yayu A. W. Unru - Sulaiman
Erly Ashya - Tuti
Nidya Ayu - Isti
Dao - Ramses
Manahan Hutauruk - dr. Faisal
Anneke Kartikasari - Suster Asih

Twitter - @SPTKthemovie
Facebook - SPTK TheMovie
Fan Pages - Sebelum Pagi Teruang Kembali
YouTube - SPTK The Movie
Email - sptkthemovie@gmail.com
Website - www.sebelumpagiterulang.com
Wikipedia - Sebelum Pagi Terulang Kembali