Tantangan terbesar dari upaya pemberantasan korupsi adalah mengoptimalkan capaian dan dampaknya bagi perubahan tatakelola dan peningkatan layanan publik, bukan sekadar menjalankan. Caranya dengan mengimbangi penindakan dengan strategi pencegahan, yang mencakup pemberantasan penggunaan uang pelicin (facilitation payment) antara pemberi dan penerima.

“Uang THR, apel malang, apel Washington, biaya entertainment, uang selimut, salam tempel, dst, masih marak dipraktikkan,” ilustrasi Dadang Trisasongko, Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia, saat membuka acara. “Padahal ini merupakan korupsi yang mengantar pada korupsi yang lebih besar dan kerugian negara yang tidak sedikit,” tegasnya.