Para pembaca setia e-Newsletter Transparansi, pada edisi ini Transparansi kembali hadir menyapa anda. Transparansi menurunkan berita utama tentang pentingnya reformasi tata kelola kehutanan. Pada bulan ini, TI Indonesia meluncurkan hasil penelitian tentang Integritas dalam Tata Kelola Kehutanan. Sebelumnya Forestry Departement juga mengadakan pelatihan anti korupsi REDD+ bagi masyarakat sipil.

Selain itu, Transparansi juga menyoroti adanya upaya pelemahan KPK. Proses seleksi pimpinan KPK yang dilakukan oleh Pansel hingga Fit and Proper Test di DPR juga menjadi salah satu kabar yang kami turunkan pada edisi ini.

Sementara itu, di rubrik kegiatan mengangkat cerita tentang studi kolektif di Kolombia yang membahas peringkat Indonesia dalam hal tingkat kompetisi bisnis dengan posisi ke-60 dari 102 negara di dunia. Ada juga workshop kreatif SPEAK di @America, yang mengajak anak muda untuk menjadi agen perubahan dalam melawan korupsi. Berikutnya ada cerita dibalik casting 4 film anti korupsi sebagai bagian dukungan masyarakat sipil terhadap pemberantasan korupsi oleh KPK.

Dalam edisi ini kami menurunkan juga pers rilis tentang peluncuran Bribe Payers Index 2011 (BPI 2011). BPI 2011 merupakan hasil survei yang dilakukan secara berkala oleh Transparency International. Survei BPI dilakukan terhadap 28 negara berdasarkan 4 kriteria. Survei BPI melibatkan 3.016 eksekutif bisnis yang tersebar di 30 negara di seluruh dunia.

Dari daerah, Transparansi menurunkan berita tentang komunitas Kemijen di Semarang. Komunitas warga yang turut mengawasi pembangunan proyek-proyek di lingkungan kelurahan Kemijen.

Opini Reza Syawawi tentang penyikapan terhadap perombakan Kabinet Indonesia Bersatu II turut menghiasi kolom Transparansi. Fokus opini ini terletak pada signifikansi reshuffle kabinet pada kementerian-kementerian. Justru kementerian yang tidak terindikasi korupsi tidak menjadi prioritas pada reshuffle ini.

Akhirnya, kami tim redaksi Transparansi mengucapkan selamat membaca dan semoga informasi yang kami berikan bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Redaksi