Berita/2013/foto.JPG

Pusat Studi Antikorupsi dan Good Governance (PSAK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) ikut ambil bagian dalam kegiatan “Youth Integrity Goes To School” yang diselenggarakan di kampus UKSW, Sabtu (13/4). Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Transparency International Indonesia (TI-Indonesia), KP2KKN, PSAK-UKSW dan Senat Mahasiswa Universitas (SMU) UKSW.

Dari seminar ini mengemuka bahwa pendidikan politik dan pembelajaran mengenai kejujuran, keterbukaan harus diterapkan sejak dini. Pendidikan politik hendaknya diselipkan dalam setiap kurikulum pembelajaran, karena pentingnya nilai-nilai tersebut. Empat pembicara hadir dalam acara yang dikemas dalam talkshow ini. Mereka adalah Lia Toriana (TI-Indonesia), Oly Viana Agustine (KP2KKN) dan Dr. Christina Maya Indah, SH (PSAK-FH UKSW).

Pendidikan integritas dikatakan Christina Maya Indah adalah pendidikan yang terbaik untuk membantu membentuk  integritas. Ditingkat sekolah SMA ataupun setingkat dapat dilakukan dengan cara membentuk kelompok gerakan anti korupsi, membuat madding amti korupsi dan duta anti korupsi. Senada dengan Christina, Oly Viana Agustine mengungkapkan pilar menuju zona integritas adalah dengan membangun pendidikan anti korupsi di sekolah dan membangun zona anti korupsi.

Kegiatan seminar dilanjutkan dengan kegiatan workshop yang difasilitasi oleh TI-Indonesia. Kegiatan berisi games-games menarik yang mengajak peserta untuk mengasah keintegritasannya. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai elemen, antara lain siswa SMA, organisasi ekstra kampus, komunitas muda berbasis seni (etnis), Korbidkem serta mahasiswa UKSW.

Sebelumnya, talkshow mengangkat tema yg sama juga digelar di Radio Elisa FM (12/4). Hadir sebagai pembicara talkshow adalah Lia Toriana (TI-Indonesia), Oly Viana Agustine (KP2KKN) dan Dr. Christina Maya Indah, SH (PSAK-FH UKSW). (fit_pan/upk_pan/foto:dokumentasi panitia).

Sumber :UKSW.edu