Manager Program Tata Kelola Pemerintahan Gemawan Encep Endan mengatakan, Sekolah Anti Korupsi (SAKsi) Pontianak sebagai upaya menumbuhkembangkan nilai dan semangat antikorupsi dikalangan generasi muda.

"Dari situ diharapkan akan lahir generasi baru anti korupsi yang akan berkontribusi dalam agenda membebaskan Indonesia darikorupsi dimasa mendatang," ucap Encep kepada Tribun, Rabu (21/9/2016).

Pada konteks lokal, alumni SAKsi ini juga diproyeksikan akan membangun jejaring yang secara aktif menebarkan virus antikorupsi di lingkungan sekitarnya.

Karena itu, menjadi sangat strategis program Sekolah Anti Korupsi (SAKsi) ini untuk dilaksanakan secara reguler dan berkesinambungan. Terlebih korupsi di Indonesia telah menggurita dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Hampir semua sektor lintas aktor dan profesi tidak luput dari praktik memperkaya diri dan orang lain yang merugikaan keuangan negara," terang Encep.

Pelaksanaan program Sekolah Anti Korupsi (SAKsi) Pontianak 2016 merupakan kerjasama Gemawan dan Transparansi Internasional Indonesia (TI-I) yang didukung oleh KPK RI, ICW, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak, Ombudsman RI Perwakilan Kalbar, Penghubung Komisi Yudisial Kalbar, Swandiri Institute Pontianak, Kontak Rakyat Borneo serta Akademisi Universitas Tanjungpura sebagai tim fasilitator / narasumber.

Sumber :Tribunnews